Puisi

Ragu Tanpa Hilir

Kekhawatiran ku hanya satu, perbedaan caramu memandang dunia berbeda denganku. Jika kamu mengira dunia ini adalah lahan tawa, bagiku tidak. Jika aku menganggap kenikmatan perjalanan berbanding terbalik dengan kecepatan berjalan,  kamu pun tidak setuju dengan itu. Aku ragu untuk mengungkapkan, ragu untuk melebur menjadi satu. Berdiri disudut kekhawatiran, sendiri memaksakan. Meski begitu, aku tetap menunggumu dengan segala perbedaan itu. Menanti percikan peristiwa yang memantik keberanian jiwaku. Suryajaya Raka A writer, designer, and software developer. Master of Informatics Atma Jogja

Lanjutkan membaca