Puisi

Pesta Patah Hati

Ditelantarkannya mimpi dan pengharapan,

Di sepanjang jalan jurusan kebahagiaan.

Terukir sempurna lara dalam hati.

Nurani berucap,

Tetap diatas bumi, intropeksi.

Tak ada lagi yang bisa dicerna.

Tak henti meminta kembalikan rasa.

Tak henti pula ia kobarkan putus asa.

Nurani berujar,

Tetap diatas bumi, berdamai.

Rintik air hujan tak lagi nyata.

Seakan menjelma menjadi tetes air mata.

Menetes deras bersama kenangan.

Nurani bercakap,

Tetap diatas bumi, cintai diri.

Beritahu cara merelakannya.

Atau sekedar membuatku tersenyum,

Bukan rintik air mata apalagi hujan kenangan.

Nurani berbisik,

Tetap diatas bumi, inilah pesta patah hati.

1