Langganan Artikel

Tunggu sebentar...
Ingin diberi tahu saat artikel kami diterbitkan? Masukkan alamat email kamu di bawah ini untuk menjadi yang pertama tahu. GRATIS!

Pengunjung

  • 1
  • 462
  • 756
  • 22,971
  • 304,705

Karya Sastra

Cerpen

Cerpen Indonesia – Takdir Tidak Pernah Salah

Cerpen Indonesia Fiksi – Apabila ada kesamaan dalam penulisan nama dan tempat mohon untuk tidak tersinggung. Suasana ruang kelas begitu tenang. Suara kipas angin yang terpasang di dinding kanan dan kiri terdengar lirih di telinga. Kipas angin tua lengkap dengan debu di sekelilingnya. Satu-satunya harapan yang membuat kelas ini terasa tidak gerah. Bangunan tua dengan dinding warna putih dengan corak coklat asimetris bekas rembesan air hujan.  Asbes yang mulai menguning dengan hiasan sarang laba-laba di bagian sudut ruangan. Aku tak pernah ingin tahu sejarah sekolah ini. Aku hanya berasumsi bahwa sekolah ini dulunya bangunan yang didirikan oleh orang Jepang. Adanya

Lanjutkan membaca
Puisi

Pesta Patah Hati

Ditelantarkannya mimpi dan pengharapan, Di sepanjang jalan jurusan kebahagiaan. Terukir sempurna lara dalam hati. Nurani berucap, Tetap diatas bumi, intropeksi. – Tak ada lagi yang bisa dicerna. Tak henti meminta kembalikan rasa. Tak henti pula ia kobarkan putus asa. Nurani berujar, Tetap diatas bumi, berdamai. – Rintik air hujan tak lagi nyata. Seakan menjelma menjadi tetes air mata. Menetes deras bersama kenangan. Nurani bercakap, Tetap diatas bumi, cintai diri. – Beritahu cara merelakannya. Atau sekedar membuatku tersenyum, Bukan rintik air mata apalagi hujan kenangan. Nurani berbisik, Tetap diatas bumi, inilah pesta patah hati. Surya Jaya Raka A writer, designer, and

Lanjutkan membaca
Cerpen

Belantara Ditengah Kota

Hujan telah reda. Jas hujan yang dikenakan Fikrar sudah mulai mengering. Fikrar turun dari motornya lalu melepas helmnya disusul jas hujannya lalu menghirup nafas panjang, berharap udara selepas hujan ini bisa meredakan gejolak dalam dadanya. Beban ekonomi keluarga yang ditanggungnya membuat beberapa tahun terakhir ini ia rasakan begitu berat, di tambah peliknya kuliah yang membuat ia harus membagi fokusnya . Kisah cinta yang tak kunjung menemui titik terang pun membuatnya gila dalam rasa sayang. Sangat ia sesalkan ketika harus mencintai sahabat sendiri. Kejujuran yang hingga bertahun – tahun tak di nyatakan tanpa disadari menambah beban dalam kehidupannya. Lelah pikiran, lebih –

Lanjutkan membaca
View More